Bro and sis, kalau lo lagi cari destinasi wisata yang super hidden, jauh dari keramaian, dan vibes-nya pure paradise, Pulau Damar di Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau ini harus masuk bucket list lo! Pulau terluar Indonesia ini located di Laut Natuna, berbatasan langsung sama Malaysia, dan sering disebut sebagai spot diving favorit turis Singapura sebelum pandemi. Dengan pantai pasir putih, air laut super jernih, terumbu karang epic, plus wreck kapal Swedia yang misterius, Pulau Damar ini bener-bener underrated gem di Kepri. Gue bakal spill semua detailnya, dari akses sampe spot-spot must-visit. Siapin paspor lo (karena deket border) dan let’s go explore!
Lokasi dan Cara Menuju Pulau Damar
Pulau Damar ini bagian dari Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas. Luasnya sekitar 5.342 hektare, terletak di sebelah barat Pulau Jemaja. Dari Tanjung Pinang atau Batam, lo bisa naik ferry atau speedboat ke Pulau Jemaja dulu (sekitar 4-6 jam tergantung cuaca), then lanjut perahu kayu atau speedboat kecil ke Pulau Damar cuma 1-2 jam. Kalau dari Singapura, banyak turis langsung charter boat karena deket banget. Pro tip: better dateng di musim kemarau (Maret-Oktober) biar laut tenang dan visibility diving mantap. Aksesnya challenging, tapi justru itu yang bikin pulau ini tetap pristine dan nggak overcrowded.
Pesona Pantai dan Underwater World
Yang bikin Pulau Damar beda adalah underwater-nya yang wow! Terumbu karangnya healthy banget, penuh ikan warna-warni, dan spot diving terbaik adalah sekitar wreck kapal Swedia yang karam di perairan dangkal. Lo bisa snorkeling atau diving liat bangkai kapal ini sambil eksplor biota laut. Pantainya? Pasir putih lembut, air biru toska, dan hampir nggak ada sampah karena penduduk lokal super aware sama lingkungan. Ada spot batu unik di pantai yang udah ada sejak abad 19, perfect buat foto aesthetic. Burung walet sering mampir sore hari, bikin suasana makin serene. Kalau lo suka chill, tinggal bawa hammock dan nikmatin sunset sambil denger ombak.
Aktivitas Seru Lain di Pulau Damar
Selain diving, lo bisa coba fishing bareng nelayan lokal – tangkep ikan segar then barbeque langsung di pantai, super satisfying! Ada juga trekking ringan explore flora dan fauna endemik, karena pulau ini kaya biodiversity. Penduduknya ramah, banyak yang masih hidup tradisional dari nelayan. Kuliner? Seafood fresh seperti ikan bakar, cumi, dan kerang ala Kepri, harga murah meriah sekitar Rp50-100 ribu. Kalau lo vegan, banyak kelapa muda dan buah tropis. Oh ya, pulau ini juga punya spot sunset epic di ujung barat, view Laut China Selatan yang bikin lo feel like di ujung dunia.
Tips Berkunjung dan Sustainability
Sebagai pulau terluar, fasilitas di Pulau Damar masih minimalis – homestay sederhana atau camping, sinyal HP kadang hilang timbul, dan listrik pakai genset. Bawa cash banyak karena ATM nggak ada, plus sunscreen, obat-obatan, dan dry bag buat gadget. Penting banget jaga kebersihan, jangan rusak karang, dan support ekonomi lokal dengan beli hasil laut atau souvenir dari warga. Karena ini pulau border, lo mungkin perlu izin khusus kalau diving di area tertentu. Overall, ini spot buat lo yang pengen disconnect total dari dunia digital dan reconnect sama alam.
Kesimpulan
Pulau Damar ini bener-bener hidden paradise di Kepulauan Riau yang patut lo kunjungi sebelum jadi terlalu mainstream. Dari diving wreck kapal, pantai pristine, sampe vibe tenang pulau terluar, semuanya bikin trip lo unforgettable. Gue highly recommend buat adventure seeker atau yang lagi cari escape jauh dari Jakarta. Plan trip lo sekarang, guys! Share pengalaman lo kalau udah kesana di comment, ya. Safe travel!












